F32.8
Sepertinya tidak ada yang perlu dirayakan atau perayaan, tapi kupikir lagi ternyata memang ada. Ada valentine dan juga imlek. Hari kasih sayang dan hari cuan. Sayangnya, aku tidak menjadi bagian perayaan itu.
Seperti halnya kembang api tahun baruan, aku tidak tertarik untuk melihat dari lantai 2 kos ku. Karena aku tahu, pasti tertutup dan menyisakan cahaya kelap kelip bayangan kembang apinya. Namun, hari ini berbeda.
Saat sajadah masih digelar, dan aku tergeletak menatap langit-langit kamar, ada rasa mengetuk untuk “hei sepertinya kembang api kali ini menyenangkan”. Alhasil, aku keluar dan tepat sekali pada letupan terakhirnya. Sangat disayangkan, lalu aku duduk kembali di sajadah yang tergelar.
Mungkin, sang Pengasih ingin memberiku hadiah kecil. Selagi duduk, kembang api itu muncul. Tidak seperti biasanya, aku keluar dan aku bisa menikmati suara, warna, dan percikan cahaya dari lantai 2. Momen kecil ini tidak membahagiakan. Hanya saja, aku sadar, bahwa seberat apapun masalah, sebesar apapun rasa sedih, kalut, duka,-seperti kembang api itu. Yang tinggi di langit, terlihat jelas api nya, menggelegar suaranya. Tapi jika sudah saatnya padam, hanya meninggalkan jejak asap hitam dan putih lalu menghilang terbawa angin. Ia lenyap.
Jadi jika memang sudah saatnya, kembang api akan lenyap. Kecuali, kita tidak melihatnya dengan mata. Kita menyimpannya di memori smartphone kita. Bahkan jika tidak dijadikan wallpaper, foto itu juga akan tenggelam.
Sebaiknya duka dan kesedihan, seperti kembang api. Menyala, muncul, menggelegar, dan menghilang lagi. Awalnya ramai, menusuk hati, namun jika sudah saatnya, ia lenyap. Ia senyap.
Aku hanya ingin mengingatkan diri sendiri, setiap tahunnya, dalam hidup, selalu ada kembang api. Mau tidak mau, karena perayaan atau karena hari spesial. Memang sudah sewajarnya hidup. Yang tidak wajar, jika sebaiknya duka seperti kembang api, tidak perlu menyimpannya di wallpaper smartphone. Cukup kucing lucu yang sedang minum americano, atau bunga matahari berlatar langit biru untuk wallpaper mu.
0 Komentar